Tukang Becak dan Pelayan Warung
Suatu hari ada seorang tukang becak yang karena sepinya penumpang hanya mendapat duit Rp.1000. Karena kelaparan, dia pergi ke sebuah rumah makan. Lalu dia bertanya kepada pelayan,
“1000 dapat apa mbak?”.
Si pelayan menjawab, “Nasi pakai kuah sayur, tidak pakai ikan!”.
Dan pada suatu hari sang pelayan pulang dari pasar dan uangnya tinggal 1000 untuk pulang. Lalu dia bertemu dengan si tukang becak.
Dia bertanya, “Bang uang 1000 bisa tidak naik becak?”.
Tukang becak menjawab, “Bisa tapi tidak pakai rem!”.
Ayah Ternyata Menyesal
Suatu hari,seorang anak bertanya kepada ibunya.
Anak: “Bu,kok ibu ama bapak bisa menikah sih??memangnya ibu ama bapak kenalan dimana?”
Ibu pun menjawab: “Kami kenalan di kolam renang,waktu itu ibu belum bisa berenang,dan hampir tenggelam, untung waktu itu datang bapakm menyelamatkan ibu, dua bulan semenjak peristiwa itu,ibu ama bapak menikah…”
Mendengar jawaban ibunya,anaknya pun bertanya keheranan,
“Bu, kok ayah melarang saya belajar berenang?”
Balada si Tukang Becak
Udah saban hari Pak Bejo si tukang becak mangkal di salah satu sudut kota Solo bersama Becak kesayangannya untuk mengais rizki. Pada suatu saat ada seorang penumpang wanita dengan postur gemuk datang dan menghampiri Pak Bejo.
“Cak..! Cak …! ( panggilan Pak Bejo sebagai tukang Becak )”
“Tolong antering saya ke alamat ini ! “, kata wanita si penumpang sambil memberikan secarik kertas bertuliskan alamat yang dimaksud
Setelah melihat isi kertas dan mengetahui letak alamat yang dituju maka Pak Bejo bersedia mengantarkan. Jarak antara tempat mangkal Pak Bejo dengan alamat yang dituju si penumpang memang lumayan jauh. Dengan susah payah dan nafas yang terengah – engah ( maklum karena si penumpang termasuk postur yang “overload” ) akhirnya sampai juga ditempat tujuan.
Tiba – tiba si penumpang berkata,
“Waduh Pak !, maaf saya salah ngasih alamat ! yang betul yang ini ! “, kata si penumpang sambil memberikan secarik kertas yang baru.
Pak Bejo pun menyanggupi usulan si penumpang untuk menuju ke alamat yang baru. Jaraknya 2 kali dari jarak yang di tempuh alamat pertama
( Hoss… hoss..hosss ) suara nafas Pak Bejo pun mulai terdengar
Sesampai di tujuan si penumpang berkata lagi
“Waduh, dompet saya ketinggalan di rumah !! Pak, tolong anterin saya pulang terus kita ke sini lagi ya ! Tolong, Pak ! “
Akhirnya Pak Bejo mengantarkan si penumpang kembali ke rumah. Sesampai di rumah yang di tuju, si penumpang turun untuk mengambil dompet, dan belum sempat Pak Bejo istirahat si penumpang kembali menghampiri sambil berkata,
“Ehh dasar saya sudah pikun, kan dompetnya ada di kantong saya, habis gak terasa sih !, maaf ya Pak ! Sekarang tolong antering saya ke tempat tadi ! “
Akhirnya Pak Bejo kembali mengantarkan ke alamat yang kedua tadi
Di dalam perjalanan itu Pak Bejo mengayuh becaknya dengan sekuat tenaga dengan maksud cepat sampai tujuan.
Tiba – tiba terdengar suara ..
DOOOOORRRRRRR …. !!!!!!!!
Laju Becak Pak Bejo pun melambat dan akhirnya berhenti
“Lho ada apa, Pak ? Bannya meletus ya ? “, tanya si penumpang
Dan Pak Bejo pun menjawab dengan isak tangis
“Bukan…! yang meletus tadi …. itu ….. BETIS SAYA !!!!! “
Beli Gado-Gado
Acong : “Bu, beli gado-gado.”
Penjual : “Boleh, berapa bungkus?”
Acong : “Sepuluh bungkus. Yang 3 bungkus pedas, yang tiga tidak pedas, satu tidak pakai kol, sisanya pakai kol, tapi tidak kacang panjang. Yang tiga tidak pedas, satu jangan pakai tauge, satu pakai tauge tapi tak pakai tahu dan jangan terlalu asin, satunya lagi tak pakai timun. Yang sedang saja, satu tanpa kacang panjang, satu kolnya sedikit, dua tidak pakai tauge, tapi kerupuknya yang banyak…”
Penjual : “????”
Cerita 3 Pasien yang ke Dukun
Ceritanya ada 3 orang pasien datang mengeluh ke mbah dukun, singkat cerita satu persatu pun masing-masing menceritakan tentang keluhan mereka.
Si A: “Mbah, tolong donk…!! Saya punya masalah gawat neeh!!! Kemaren saya diputusin sama pacar saya.Bisa gak buat dia kembali sama saya?”
Si Mbah: “Oh….gampang aja!! Itu sih masalah gampang!! Coba kamu minum aja air digentong ini segelas aja,… pasti cewekmu itu bakalan kembali dech!”
Si B: “Saya juga Mbah! Saya juga punya masalah yang lebih parah,tolong donk dibantu..??!! Istri saya, seminggu yang lalu menceraikan saya. Padahal saya masih cinta sama dia. Bisa gak Mbah buat dia kembali rujuk sama saya?”
Si Mbah: “OOOhhhh….itu sih… soal sepele!!! Caranya gampang aja kok!! Kamu cuman harus minum air yang ada digentongan itu sebanyak dua gelas. Istrimu pasti akan kembali dan dijamin dech…bakalan rujuk ama kamu!!”
Si C: “Wahhhhhh… saya juga punya masalah nih Mbah. Paling parah dibanding mereka berdua! Soalnya, tadi malam, saya habis kencing digentongan itu!”
Si A dan Si B: “Hueeeeeeekk … hueeeeeeeeeek !!!”